Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

Persiapan Pernak Pernik Lamaran Sederhana

Assalamu'alaykum Warahmatullah..

Bismillah.. kali ini saya mau sharing tentang persiapan lamaran sederhana kami yang Alhamdulillah sudah terlaksana 19 Desember 2015 lalu.

Setelah melalui proses yang cukup pelik, dan entah berapa kali saya sholat Istikharah untuk meyakinkan diri, ditengah kegalauan panjang, akhirnya tibalah waktunya saya mengambil keputusan untuk menentukan pilihan, “Ya” atau “Tidak” untuk melanjutkan keseriusan mas Bangkit untuk meminang saya. :)

Wallahualam atas segala pertimbangan dari segala hal, akhirnya saya putuskan untuk melanjutkan niat keseriusan seorang laki-laki yang ingin ‘meminta’ saya dari Bapak. Ngga pake ‘ba bi bu’, si Mas langsung bilang ke keluarga akan datang kerumah saya dengan keluarganya. Masalah waktunya, atas kesepakatan kedua keluarga via phone.

Persiapan lamaran pun kami lakukan. Awalnya kami sudah membicarakan kalau ngga usah dibikin ribet di lamaran ini. Masalah seserahan Cuma cincin sama jajanan pasar aja sudah cukup. Masalah seserahan yang seabreg itu nanti aja pas nikah. Tapi 2 minggu jelang lamaran… ternyataaa.. tiba-tiba dapet info dari mbak Anis kalau ternyata budaya di daerah saya itu di lamaran-lah justru yang bawa pernak pernik seperti perhiasan, seperangkat baju, sepatu, dll. Ya ampuunn paniklah kami. Akhirnya kami sadar sesuatu itu kalo dipikir paniknya doang mah ga bakalan kelar, akhirnya langsung kami eksekusi satu persatu. Setelah diskusi panjang antara saya, mas Bangkit dan mba Anis pun, akhirnya berikut ini pernak pernik yang kami siapkan :
1.   Cincin
Alhamdulillah untuk cincin kami ngga ambil pusing, langsung pesen online. Lupa pesen dimana, tapi yang jelas kami ngga muluk-muluk. Cincinnya cukup sederhana, untuk perempuan, kami memilih berbahan dasar emas putih kombinasi rhodium. Nah untuk yang laki kami memilih perak. Ngga terlalu merogoh kocek dalem, yang penting maknanya. Alhamdulillah akhirnya cincin sampai di tangan si Mas dengan cepat dan selamat. Harusnya sih pembuatannya seminggu, tapi karena kita merengek-rengek sama pembuatnya minta dicepetin, jadilah 2 hari kemudian cincinnya jadi dan udah siap kiriim. Horay. Legaan dikiit. ohya untuk yang ini sifatnya semi wajib yak, haha. apalagi untuk dipakai calon mempelai wanita, sebagai tanda kalau ia sudah di khitbah. Uhuk.
2.  Seperangkat Make up + Skin care + Alat Mandi
Nah untuk yang ini, filosofinya adalah sang calon mempelai pria berarti menyanggupi untuk menanggung keperluan perawatan kecantikan calon istri. Haha. Begitu ternyata. Untuk keperluan perintilan cewek seperti ini, sudah bukan jamannya pihak laki yang nyari. Takutnya ngga cocok. Jadi sudah umum kalo si calon istri yang milih sendiri apa yang ia butuhkan. Pas ini saya belanja di Giant keperluan macam lipstick, cleanser, toner, sabun mandi, pasta gigi, shampoo, Hand and Body dan teman-temannya. Nah kalo untuk perawatan wajah, saya beli sepaket Avoskin yang terdiri dari krim siang, malam, sabun muka, dan face spray. Kenapa ngga milih Wardah langsung sepaket ? karena ngga semua produk Wardah cocok di saya, jadi yaaa suka-suka aja sih sesuai selera dan kecocokan masing-masing. Untuk handuknya saya beli di Tanah Abang blok A seharga 75rebuu. Pilihan warnanya so pasti warna ungu. ^^ nah untuk keperluan hand body, scrub, parfum, dan body butter, saya beli sepaket Baliratih varian strawberry yang wanginya uenaaakkk dan sedep banget. Oke done.
3.   Seperangkat Baju
Sebenarnya filosofinya adalah diberikan baju yang akan dipakai ketika akad. Tapi eh saya ngga mau ribet mikirin kesana dulu ah yaa.. hihi.. gaun aja udah mewakili kok. Untuk yang ini, saya Cuma beli gaun sederhana namun elegant yang kiranya bisa saya pake pas acara formal kayak kondangan. Beli di Tanah Abang. Done.
4.  Sepatu + tas
Untuk yang ini, saya beli 2 buah tas. Satu tas dipake sehari-hari buat kerja. Nah satunya lagi tas pesta. Ngga beli yang branded kok wkwk. Beli merk local harga 200rb untuk tas kerjanya, terus tas pesta nya murah, 100ribu beli di Pasar Senen Jaya. Simple dan elegant buat dipake pesta, ngga malu-maluin lah pokoknya dengan harga segitu. Nah untuk sepatunya ngga sengaja nemu warna senada dengan tas waktu jalan di Tanah Abang. yowes, eksekusi langsung. :D Apalagi yang bikin happy itu warna sepatu & tas ini ngga sengaja samaan. Yey jadi serasi gitu. Untuk hal ini, sekali lagi, sesuai kebutuhan aja yak, jangan kalap. Kebutuhan masih banyak :p
5.   Perhiasan
Yang ini hukumnya ngga wajib lho ya, jadi jangan dipaksain. Untuk yang ini saya dan si Mba Anis sepakat membeli gelang, kalung, dan liontin dari emas kuning.
6.   Tempat Seserahan
Hal yang ngga kalah penting adalah kotak seserahan. Nah untuk yang ini saya mau kotak yang cantik dan elegant, tapi tetap ya, yang terjangkau aja, hihi. (Cuma sekali pake aja cuy, jadi ngga usah yang mahal-mahal). Kami beli kotaknya di pasar Jatinegara, harganya 150ribu/paket. 1 paketnya isi 4 kotak. Warna biru unyuu, soalnya warna silvernya pucet, warna goldnya mencolok, dan warna ungunya engga adaa. Huuuh. Yasudahlahyaa.. -_-
7.   Hiasan Seserahan
Nah untuk yang ini, kita cari sesuatu yang cantik, tapi abis itu bisa dipake lagi. Yaudah akhirnya beli bros cantik di tanah abang yang gede dan beraneka warna. Kalo selesai lamaran kan nanti bisa dipake buat hiasan jilbab. :)

Untuk persiapan yang bisa dicicil dari jauh-jauh hari cuma itu aja sih. Kalo untuk jajanan + buah itu orang rumah aja yang urus.

Nah untuk proses packingnya, Alhamdulillah engga pake jasa packing di luar, atau kayak yang di IG tuh kan bagus-bagus ya. Kita packing sendiri. Saya kasih tutorial ke Mas Bangkit, dan kerennya, dia bisa bikin packingan yang cantik, engga malu-maluin lah buat dipake seserahan. Haha. Yey cukup menekan budget sekitar 200 ribu-an ini. Soalnya biasanya jasa packing seserahan ini 50ribu/kotak. Dengan catatan semua kotak yang nyediain kita sendiri. Weleh, sayang juga sih. Emang sih hasilnya bagus, beraneka bentuk. Tapi sekali lagi dari sisi utilities kami rasa di packing sendiri juga bagus, asalkan rapi. Toh juga ujung-ujungnya dibongkar. Bikin simple aja lah ya.

Nah ini dia penampakannya.


Peralatan Mandi + Handuk yang hiasnya cuma di uwel-uwell :D
ini make up tanpa avoskin
Peralatan Make up (lipstiknya nyempil entah kemana)
Gaun warna dusty pink kombinasi hijau buat acara formal


Tas + sepatu



Nah untuk alasnya, kita pake kertas HVS yang digunting kecil-kecil. Hehe, murah meriah cuy :D

Sekali lagi, ini bukanlah list barang wajib yang harus dibawa saat khitbah / lamaran. Semuanya ini optional, sesuai keinginan dan kemampuan, jadi disesuaikan oleh kesepakatan masing-masing keluarga ya.. Sebenernya saya pribadi menilai hal ini cukup ribet untuk dibawa saat lamaran, tapi karena saya dan si Mas orangnya ngikut adat keluarga saya aja, yasudah.. kami nurut aja, hihi.. karena sebenarnya esensi khitbah salah satunya adalah untuk memudahkan jalan ta’aruf diantara kedua calon pengantin serta keluarga kedua belah pihak. Yang sederhana saja juga udah cukup.
Sekian sharing dari saya, semoga bermanfaat ya. :)

Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh.

Selasa, 01 April 2014

Hijab Alila

Bismillah..

Mendengar tentang "Hijab Alila" pasti hampir semua muslimah mengenalnya.. Ya kan ? Brand Hijab milik istri dari ust Felix Y. Siauw ini memang benar-benar fenomenal. Hijab Alila merupakan pelopor hijab syar'i dua warna di tengah kian maraknya hijab-hijab dengan model yang semakin unik dan beragam. Dengan kemunculan Hijab Alila ini, makin membawa angin segar untuk muslimah-muslimah yang sangat susah untuk mencari produk hijab syar'i. *macam saya ini* Alhamdulillah dengan hadirnya si Hijab Alila, banyak muslimah yang mulai memperbaiki cara berhijabnya menuju lebih baik. Siapa bilang syar'i itu kuno ?? Hijab Alila membuktikan disini. Produk yang dikeluarkan pun membuat penampilan muslimah menjadi lebih anggun, cantik, dan adem dipandang mata. :)

Saya ngga mau komentar banyak ya tentang trend perkembangan model hijab zaman sekarang yang semakin berkembang dengan aneka bentuknya *ups*, karena saya mau sedikit share tentang Hijab Alila, lebih tepatnya produk #berry (bergo syar'i). #berry ini saya beli di launching buku #YukBerhijab nya ust Felix plus sekalian launching produk barunya Hijab Alila yang diadakan di Gedung Indosat, Jakarta. 

Buat yang belum mengenal Hijab Alila, Nih penampakannya:

Lebaaaar

#berry ukuran M. Panjangnya sampai perut.


Warnanya unyu bangeet

Naah yang saya pakai ini adalah purple #berry. Satu sisi berwarna ungu, sisi di baliknya adalah warna coklat. Kerudung dengan dua warna merupakan ciri khas Alila. Di produk pertamanya Hijab Alila mengeluarkan produk khimar segi empat dengan bahan double hycon dua lapis, dengan warna-warna yang cute banget. Saya mempunyai khimar nya ada empat buah, jadi kalo di pikir-pikir sama aja dengan saya punya delapan Hijab Alila. Hihi.. Untuk yang khimar saya belum sempat foto yaa. Kalau mau lihat langsung muslimah-muslimah cantik yang memakai Hijab Alila, bisa kepo'in lewat twitternya Hijab Alila disini.

Bagaimana masalah harga ??
Harga khimar Hijab Alila dulu pas saya beli masih seharga 49 ribuan. Tapi sekarang udah naik jadi 60 ribu. 
Untuk #berry nya saya dulu beli dengan harga 120 ribuan untuk yang ukuran M seperti yang saya pakai, dan 130 ribu untuk yang ukuran L yang lebih panjang. *terkesan mahal memang, tapi sangat sepadan dengan kualitas barang dan bahannya*. Harga update nya sekarang saya kurang tau. Hihi. Sekarang udah ngga gitu ngikutin kaya dulu. Dulu dimana aja ada event-event nya Alila, pasti selalu nyempetin buat dateng. Sekarang produknya pun makin beragam, ada gamis #Harihari, bergo #harihari, bergo #candy, dll. Yang pasti Hijab Alila ngga bakal tergantikan dan akan tetap menjadi produk favorit saya deh. InshaAllah kalau ada rezeki lebih pasti bakal koleksi semua produknya. :)  Kalau  mau lihat koleksinya, nih bisa lihat disini

Ohya, saya nulis ini ngga bermaksud promosi lho ya.. Ngga dibayar secara komersial atau gimana-gimana. Hanya pengen share aja. Tapi barangkali yang baca merupakan salah satu kru Hijab Alila, dan mau kasih Hijab Alila gratis, saya juga nggak nolak. Hihihi :)

Bagaimana dengan koleksi Hijab Alila ukhti sekalian ? :)


Jumat, 19 Juli 2013

Astaghfirullah, (Kadang) Aku jadi Muslimah Nyebelin :(

Assalamu'alaykum..

Diam itu mutiara. Sebagian orang berpendapat demikian. dan banyak baca di buku maupun sumber di internet, muslimah itu akan lebih anggun kalau diam. Tentu ngga semua hal diam, maksudnya, muslimah itu harus pandai dalam bertutur kata. Kata-katanya tentu harus menenangkan dan membuat hati tenteram. Bukan sebaliknya, malah membuat sesama kita kecewa atau tersinggung, atau malah buat sesama menangis? hadudududuuu repot kalo udah gitu. Pernah sekali, bikin temen deketku nangis karena aku yang kurang bisa menjaga batas pas bercanda. Sebut saja si Sweety. Sweety ini deket sama aku. Dia sering banget cerita ke aku masalah apapun, entah pribadi, maupun masalah dia dalam kehidupan luar, seperti organisasi, atau lingkungan sosialnya.

Sore itu kita lagi kumpul-kumpul sama anak tingkat 1 (ceritanya kita udah tingkat 2)
Saat itu aku banyak menceritakan banyak hal tentang Sweety yang harusnya ngga aku ceritain disitu, karena ada banyak orang asing, yang notabene adek kelas, yang kalo aku malah mengumbar kejelekan orang, apalagi kakak tingkatnya, maka pasti adek tingkat itu bakalan nggak ngehormatin kakak tingkatnya. -___-

Astaghfirullahal'adzhiimm..
Saat itu aku bener-bener khilaaaf. Karena saking asyiknya aku cerita tentang banyak hal tentang Sweety, yang menurutku itu lucu karena toh anak-anak ketawa mulu denger ceritaku. Tapi aku sama sekali ngga memikirkan perasaan Sweety saat itu, hingga akhirnya tau-tau Sweety diam, dan ngomong agak berbisik sama orang sebelahnya yang mana itu juga temen deketku. Dia bilang "padahal kan aku ngga seperti itu :("

Dari situ, masyaAllah.. aku kaget banget saat itu. Baru nyadar kalo sedari tadi aku udah bikin orang kecewa karena perkataanku. Niatku bercanda, tapi karena kelewatan bercandanya akhirnya aku buat Sweety kecewa. Hmmm saat itu aku langsung diam.. trus langsung mohon dan minta maaf ke Sweety. Sweety bilang dia ngga apa-apa. Ngga Marah !!

Tapi aku yang dasarnya orangnya peka banget sama perasaan orang, ngga gitu aja percaya dan masiiih aja minta maaf. Sweety tetep bilang ngga apa-apa tapi jawabnya sama agak berkaca-kaca gitu.. Ya Allaaah.. :'(
Aku udah melakukan kesalahan besar. Aku langsung ke atas buat ke toilet, dan diikutin sama temen deketku, dan akupun nangis kejeeer sekejer-kejernya. Huhuuu muslimah macam apa aku ini Ya Rabb.. Bikin sesama muslimah kecewa, bahkan nangis (mungkin).

Sejak saat itu aku percaya banget kalo lidah itu ibarat pisau tajam. Pedang malah !!
Apalagi buat muslimah, hati-hati ya kalo ngomong,.. -_- ngga mau kan dijauhi sesama karena mereka illfeel sama kamu gara-gara kamunya ngomongnya selalu berlebihan, suka ngomongin kejelekan sesama, mengumpat di belakang, atau mungkin nyindir di status jejaring sosial ?? :p ( Hayoo siapaaa ?? :D )
de el el kejelekan lain yang harus bin kudu bin wajib buat dijauhin sama muslimah. Ingat yaaa, perkataan baik itu disampaikan dengan cara yang baik juga. Diam itu ngga selamanya emas, kadang kita juga harus berbicara, so pasti itu, kan kita dikaruniai bibir untuk berbicara. Tapi inget, biacara yang baik lho. Jadi intinya "Diam itu emas, dan Berbicara yang baik adalah berlian". Lupa nemu kata-kata ini darimana.

Huuh malem setelah kejadian itu aku bener-bener menyendiri buat introspeksi diri, dan banyakin sholat sama zdikir. Zdikir teruss, sampe akhirnya aku mutusin buat lebih baik aku diem dulu. Aku harus menghukum diri sendiri. Sampeeee beberapa hari setelah itu aku sakit dan akhirnya ngga masuk. Sweety sms aku, nanya kenapa ngga masuk kuliah, aku jawab sakit, dan dia kirim emoticon sedih gitu. Trus bilang semoga aku cepet sembuh, dan lain lain, nyuruh cepet makan, dll. Ya Rabb, aku terharuuu.. hiks.

Tak kira Sweety marah, leganya setelah aku tau dia baiiik banget sama aku. Pelajaran banget, ngga lagi-lagi deh aku banyak omong yang ngga penting gitu. Membicarakan kejelekan orang, kapok kapok kapok. Aku ngga mau di cap jadi mulimah nyebelin (kalo kata mbak Asma Nadia) di depan manusia maupun di depan Allah.

Sekarang alhamdulillaah bisa lebih hati-hati kalo ngomong. Balik lagi ke Agnes yang dulu. Kalem, lemah lembut (katanya), insyaAllah deh.. Semoga visi kecil ini bisa dijalani. aamiin.

Dan pas lagi asik tuiteran, ehh buka twit @HijabAlila dan Ust @FelixSiauw , mak jleb banget nih baca kata-kata ini :

"Diamnya belajar, bicaranya ilmu. Inilah Muslimah kesayangan Allah" - Hijab Alila

Yassalaam.. jleb banget ini di hati. tapi emang iya sih. Muslimah itu harusnya sumber ilmu buat siapapun. Bukan gudangnya gosip dan kata-kata yang ngga patut keluar. Jadi:

"Jadilah sebaik-baiknya muslimah, karena dari kitalah akan lahir penerus-penerus yang hebat" - Hijab Alila.

Nohh jadi gitu tuh. -_-

Ngomong-ngomong, ada lagi nih :

"Pilih kata-kata yang paling santun, hingga yang mendengar jadi senang, dan kita yang mengucap juga tenang" - Hijab Alila.

Seperti itu.

Udah yaaa.

Wassalamu'alaykum. :)