Kamis, 17 Maret 2016

Review Minum Sari Kurma


Assalamu'alaykuum..

Pertengahan tahun 2016.
 
Mau sedikit share tentang khasiat sari kurma yang akhir-akhir ini saya minum. Saya minum sari kurma ini dikarenakan trombosit saya rendah (trombositopenia), jadi untuk menjaga kestabilan trombosit, harus rajin-rajin tuh minum makanan dan minuman penambah trombosit. Singkat cerita, setelah saya rutin minum ini dua kali sehari, yaitu setiap pagi setelah sarapan, dan malam menjelang tidur, berikut yang saya rasakan sekarang.
  1. Badan seger, nggak pegel-pegel lagi Mengandung zat besi & mencegah anemia.
  2. Kulit halus lho, ngga jerawatan, entah kandungan zat apa yang ada dalam kurma sampe bikin kulit halus *seneng deh*
  3. Tidur nyenyak
  4. Pencernaan lancar
  5. Berhubung saya lagi hamil, dan konon yang saya baca, sari kurma ini mempunyai khasiat menguatkan kandungan.
  6. Saya pernah baca kalau kurma itu bagus untuk melancarkan persalinan.
Segitu dulu reviewnya, semoga bermanfaat yaa.. nanti dilengkapi lagi..
Wassalamu’alaykum..

Rabu, 16 Maret 2016

Surat Untuk Sahabat

Assalamu'alaykum Warahmatullah Wabarakatuh..

Sekedar ingin mengabadikan sebuah tulisan yang cukup manis dari seorang sahabat, kala ibu tiada. Terimakasih banyak, sobat. Pesan ini dikirimkan saat tengah berada di rest area dalam perjalanan otw ke Cikarang. Begitu menerima ini dan membacanya, tak kuasa air mata seketika jatuh :'). Sekali lagi terimakasih.

*********************************************************************************

"Bukan kita yang memilih takdir
Tapi takdirlah yang memilih kita
Bagaimanapun, takdir bagaikan angin bagi seorang pemanah
Kita harus selalu mencoba untuk membidik dan melesatkannya
Di saat yang paling tepat.
(Sultan Sholahuddin Al Ayyubbi)
Kamu percaya kan bahwa hidup kita ini merupakan serangkaian takdir?
Meski takdir telah ditentukan, kita tetap harus berusaha karena kita tidak pernah tahu apa yang menjadi keputusan Allah untuk kita.
Semua hal yang terjadi di dalam hidup kita masuk dalam ketentuan-Nya. Termasuk pertemuan dan perpisahan.

Sobat,
Pada kesempatan ini aku ingin bercerita. Bercerita tentang seseorang yang memiliki bara api di dalam hidupnya yang bersiap untuk fight to the end.
Maukah kamu mendengarkannya?
Aku kenal seseorang.
Kenal. Bukan sekedar tahu.
Karena enta bagaimana, ia membuatku merasa mengenalnya. Aku melihat ia selalu berusaha untuk tegar di depan banyak orang, karena ia bukan tipikalnya untuk merendahkan diri di hadapan manusia.
Baginya, di hadapan manusia dia hanya cukup merendahkan hati. Dan hanya kepada Allah dia bersedia merendahkan diri.

Beberapa kali dia berada di persimpangan jalan. Bisakah kamu bayangkan betapa keras perjuangannya selama ini? Sayangnya, para pejuang seringkali berada dalam keterasingan di tengah gemerlapnya kemewahan dunia.

Aku bisa merasakan, betapa seringnya ia merasakan perih di dalam hatinya yang lembut.
Sesekali dari sorot matanya, terlihat sekali bahwa ia mendambakan perubahan yang lebih baik lagi. Tekadnya keras seperti baja tempa. Dan justru itulah yang membantunya untuk menemukan jati diri sebagai seorang muslimah tangguh.

Aku hanya membayangkan, melaluhi dirinya akan tumbuh peradapan yang agung. Peradapan yang tumbuh diatas dasar nurani manusia. Sebuah peradaban yang siap berkompetisi dengan waktu.
Doaku, semoga Allah selalu menambahkan kebaikan kepada dirinya dan keluarganya di setiap keaadan . Aamiin. 

Aku percaya bahwa dia cukup tangguh dan mandiri. Tapi asal engkau tahu akhir2 ini aku seringkali mencemaskannya. Baik-baik sajakah dia disana?
Saat ini, dengan jelas bagaimana bulir-bulir air mata itu membasahi pipinya. Dapat kurasakan bagaimana remuknya perasaannya saat orang tercintanya telah pergi meninggalnya. Memang cinta dan dukungan dari seorang ibu tidak pernah bisa tergantikan oleh siapapun. Aku dapat merasakan itu.

Dan sekarang, maukah engkau membantu untuk mengamini do’aku? Do’aku, Semoga gadis itu selalu diberi kekuatan dan selalu menemukan kehadiran Allah SWT seriring dalam perjalanan melaluhi masa-masa sulit ini.

Dan semoga Alm. Ibunda tercinta diberikan terang jalannya dan mendapatkan  tempat yang sempurna serta di ampuni segala dosa-dosanya. Aamin.

Tetap tegar dan jangan terlalu lama larut dalam kesedihan  sahabatku Agnes (Karena sesungguhnya semua ini hanya cobaan hidup dari-Nya.Percayalah Alm. Ibunda tercinta akan bahagia bersama Allah di Surga-Nya.)  Aamiin. 

Salam Hangat dan Salam Cinta dari semua sahabat dan rekan kerjamu.
#Dalam Doa.

D.A "

********************************************************************************

Wassalamu'alaykum Warahmatullah..
 

Jumat, 28 Agustus 2015

Ketika Kau Menikahi Istri dari Keluarga yang Tak Sempurna

Assalamu'alaykum.

Mengutip salah satu caption yang sangat bagus dari mbak-mbak dengan akun ig @dsydsn , yang mana telah di repost oleh salah satu akun ig yang saya follow, yaitu @nikahasik . Bener-bener nyess banget di saya. Mewakili segala kegelisahan yang muncul dalam diri saya, untuk jodoh saya kelak.

Bissmillah..

The Woman from a Broken Family

ketika engkau menikahi seorang istri dari keluarga yang tidak sempurna..
Ketika engkau memutuskan untuk menikahi seorang perempuan dengan latar belakang keluarga yang tidak sempurna, barangkali akan ada beberapa orang yang mempertanyakannya. Mungkin orang tua atau orang-orang terdekatmu. Apakah kamu serius dengan keputusan itu ? Sudahkan kamu memikirkan semuanya ? Tidakkah kamu takut rumah tanggamu akan berjalan tidak baik-baik saja?

Dan ketika kamu teguh dengan keputusan itu, bahkan calon istrimu sendiri mungkin meragukannya, Apakah kau tak akan menyesal di kemudian hari ?

Aku mengalami semua itu, aku pernah mendapatkan pertanyaan semacam itu. Hari ini, aku ingin menjawab dan menjelaskan semuanya.

Ketika kau mengenal seorang perempuan dengan latar belakang keluarga yang tidak sempurna, barangkali kau baru saja bertemu dengan perempuan dengan kemampuan menghadapi persoalan diatas rata-rata. Ia tumbuh dengan perjuangan untuk selalu bisa tersenyum di hadapan semua orang. Berusaha tampak biasa-biasa saja, meskipun ada sesuatu yang menghantam-hantam dari dalam dirinya. Ia mungkin menangis, tetapi bukan untuk sesuatu yang remeh-temeh. Air matanya terlalu berharga untuk menangisi hal-hal sepele yang bisa ia atasi dengan cara dan usahanya sendiri. Ia menangisi sesuatu yang barangkali jika terjadi kepadamu, kau tak akan pernah bisa menahannya. Ia menangisi sebuah kehilangan.

Apa yang hilang dari dirinya ? Barangkali masa kecil dan kebahagiaan yang semestinya mewarnai semua itu. Barangkali rasa bangga yang tetiba diruntuhkan oleh ketidakadilan yang entah mengapa harus menimpa dirinya. Ia menyaksikan kehancuran rumah tangga orang tuanya pada usia yang terlalu muda.

Barangkali ia harus mendengarkan kekecewaan ibunya sendiri tentang ayah yang dicintainya, ataupun kekecewaan ayahnya terhadap ibunya. Barangkali ia harus menerima kenyataan bahwa cinta bukan satu-satunya syarat untuk mempertahankan semuanya. Pada saat bersamaan, ia harus menutup telinga dari pembicaraan buruk orang-orang tentang keluarganya. Ia dipaksa nasib untuk menjadi dewasa sebelum waktunya.

Tetapi kedewasaan itulah yang membuatnya menjadi pribadi yang kuat. Ia selalu punya cara untuk terlihat biasa-biasa saja di tengah hal-hal buruk yang sedang dihadapinya. Ia tetap bisa tersenyum saat orang lain terlalu lemah untuk bersikap baik-baik saja. Bayangkan, ia membangun semua sistem pertahanan dan rasa percaya diri itu selama bertahun-tahun.

Hari-hari pertama setelah kau menikahi perempuan itu, semuanya akan terasa mudah bagimu. Kau pikir, ia tak perlu banyak waktu untuk belajar menjadi istri yang baik buatmu. Ia begitu menghormatimu. Ia pandai menempatkan diri. Ia begitu pengertian dan penuh kasih. Meski kau mungkin tidak tahu bahwa sebenarnya ia menjalankan semua itu dengan penuh rasa takut dan khawatir. Ia takut hal-hal buruk yang terjadi pada orangtuanya terulang lagi pada dirinya. Ia dihantui rasa khawatir untuk melakukan kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa mengembalikan lagi kesedihan yang bertahun-tahun berusaha dikubur di kedalaman perasaannya. Ia menjaga semuanya untuk kebahagiaanmu, untuk kebahagiannya sendiri, dan untuk kebahagiaan kalian berdua.

Bulan demi bulan berlalu, kau selalu terpesona dengan keterbukannya dengan segala sesuatu. Ia terlatih untuk jujur pada dirinya sendiri, sehingga tak memiliki apapun untuk dirahasiakan darimu. Ia bisa dengan mudah menceritakan hal-hal buruk yang menimpanya atau kekurangan darinya, ia menceritakan apapun tentang keluarganya, ia ingin kau melihat dan mencintainya apa adanya. Barangkali ia juga bersedih, meski mungkin kau jarang mengetahuinya. Ia terbiasa menggigit bagian dalam bibir bawahnya saat kau menceritakan tentang keluargamu : Ayahmu yang lucu, ibumu yang lugu, adik-adikmu yang nakal, atau tradisi liburan keluarga yang bertahun-tahun kau miliki dengan penuh kebahagiaan. Ada perasaan asing mengalir dalam dirinya ketika kau menceritakan semua itu. Rasa asing yang mungkin membuatnya tidak nyaman, cemburu, marah, atau segala sesuatu diantara semua itu.

Maka ia mulai mencintai ibumu seperti ibunya sendiri, ia akan menghormati ayahmu seperti ayahnya sendiri, ia menjadikan keluargamu sebagai pelabuhan bagi semua mimpinya tentang rumah, cinta, dan tangga ke syurga. Tahun-tahun berikutnya, ketika kalian dikaruniai anak-anak, ia akan selalu berusaha menjadi ibu yang sempurna bagi mereka. Ia tak ingin, dan tak ingin, dan tak pernah ingin anak-anaknya mengalami sesuatu yang sama yang pernah ia alami. Dalam daftar prioritas hidupnya, ia tulis hal-hal yang tak akan mengecewakanmu: cinta, kasih sayang, kejujuran, kesetiaan. Hal-hal yang dari semua itu ia letakkan fondasi untuk sesuatu yang kelak kalian akan sebuh sebagai 'rumah'- tempatmu bertolak sekaligus kembali, tempat kalian akan melewati semuanya bersama-sama.

Demikianlah, ketika kau menikahi seorang istri dari keluarga yang tidak sempurna, barangkali kau telah menikahi wanita terbaik di dunia. Perempuan yang dengan segala ketidaksempurnaan yang dimilikinya, akan menyempurnakan segala sesuatu yang ada pada dirimu dan semua hal di sekelilingmu.

Ketika kau melihat seorang perempuan dari masa lalu yang tidak sempurna, kau tengah melihat seorang perempuan hebat dengan seluruh keajaiban yang ada dalam hidup.

@huriyafsena @dsyds


Wassalamu'alaykum warohmatullah.. :)



Senin, 07 April 2014

Pengalaman Tes Kerja Astra Group - Chapter 1 - PT Aisin Indonesia

Hallo Assalamu’alaykum.

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman pertama tes kerja. Tes kerja pertama ini di perusahaan tempat saya magang, yaitu di PT Aisin Indonesia. (Update : Untuk sharing recruitment Astra Group full version bisa baca disini) Penyelenggaraannya dikoordinir oleh kampus saya sendiri, karena memang kampus saya dibawah naungan Astra, jadi jalan untuk berkarir ke Astra Group pun alhamdulillah dipermudah. Mulai minggu ini dan seterusnya sampai kelulusan nanti setiap hari sabtu bakalan ada tes kerja di kampus. Harus siapin mental nih.

Hari sabtu tanggal 5 april kemarin saya dan teman seangkatan hanya menjalani psikotest dan interview psikolog. Soalnya sih relatif ya, namanya juga psikotest, mau dibilang gampang ya enggak, dibilang susah juga engga susah-susah banget. Soalnya nggak jauh beda sama tes masuk Polman dulu. Soal logika, bangun ruang, dan ini ni yang pertama kali saya lakuin. Ada buletan-buletan gitu, dan kita disuruh ngebuat sebanyak mungkin gambar sesuai dengan gagasan dan kreatifitas kita. Jadilah kemarin saya bikin jam dinding, bola basket, kepala orang, kepala bayi, dll. Karena itu terserah kita mau gambar apa,dari empat roda saya gabungin aja jadi satu dan dibikin jadi roda kereta api. Haha. Entahlah -_____-

Dalam waktu satu jam seleksi tahap satu pun usai. Karena diberlakukan sistem gugur, jadi kita nunggu setengah jam buat nunggu pengumuman. Dan jam sepuluh tepat akhirnya pengumuman keluar. Nomor urut 54 pun ditandai dengan lingkaran,yang berarti saya lolos. Bagi yang belum beruntung ditandai silang pada nomor urutnya.

Dan lanjutlah ke tahap selanjutnya, yang ini soalnya standart psikotest. Pertama tes pauli. Itu lho tes menghitung deret angka dari bawah ke atas. Belum boleh berpindah kebaris selanjutnya kalau belum diberi aba-aba. Disini untuk melihat sejauh mana konsistensi kita, apakah on fire hanya di depan, lalu kinerja menurun,ataukah kinerja kita cenderung stabil. Semua tercermin dari hasil tes pauli ini, jadi biasanya pas di deretan awal masih pada cepet ngitungnya,tapi pas sampe tengah sama menjelang akhir, udah mulai blank. Trik dalam melalui tes pauli adalah ketenangan, dan kestabilan. Cepet sih boleh, asal cepet stabil. Jangan cuma cepet diawal. Karena titik dimana kita berhenti itu akan dihubungkan sehingga terbentuk grafik. Naah grafik inilah yang mencerminkan kinerja kita. Tes pauli pun usai.

Next, satu orang dikasih tiga lembar kertas, kertas pertama disuruh gambar orang lengkap, dari atas sampai bawah dengan waktu lima menit. Yaa karena sudah lumayan paham tahap ini, saya udah ngga terlalu kesulitan. Karena pernah baca si salah satu artikel, katanya gambar paling aman adalah dengan menggambar petani, akhirnya saya pun gambar petani lengkap. Meskipun ngga bisa dibilang bagus, tapi saya gambarnya nggak putus-putus, karena setahu saya yang dinilai adalah ketegasan saat menggambar. Jadi kalo misal gambar lingkaran, ya sekali aja. Dari titik ketemu titik. Nggak separo-separo gitu. Oke gambar orangpun selesai. Selanjutnya adalah menggambar pohon. Nahh karena saya juga udah lumayan tau triknya, jadi gambar pohon pun ngga kesulitan. Seperti tadi, yang penting tegas dan lengkap. Karena yang dinilai bukanlah bagus atau tidaknya,namun karakter kita tercermin dari apa yang kita gambar.

Lembar kertas yang lain berisi 15 poin berisi ”Saya.......”. Titik-titik ini harus kita isi sesuai dengan diri kita, misalnya kelebihan, kekurangan, cita-cita, dan apapun yang mencerminkan diri kita. Kalo yang ini saya isi dengan ”Saya mandiri, bijak,dan tenang”, ”Saya suka berorganisasi di lingkungan dimana saya berada”, ”Saya aktif dan komunikatif”,  dan semacam itu lah.

Oke selanjutnya diberikan formulir yang berisi data diri dan minat ke bagian apa di Aisin. Hmm sebenarnya agak bingung juga, karena bagian yang saya pengen malah lagi nggak buka vacancy. -____- Yasudah berdasar saran teman,akhirnya saya tetep tulis kalau saya minat di HR. Baru setelah HR saya milih manufacturing support yang kebetulan lagi ada vacancy. Dan yang ketiga saya pilih marketing. Saya memang dari awal ngga mau kerja di IT. Its about my passion *tsaaahh alasaan*. Karena kemampuan programming yang pas-pasan, dan saya lebih suka pada hal-hal manajemen, dan bagian yang banyak bertemu dan berhubungan dengan orang, akhirnya saya mantap milih bagian itu. Seperti dugaan, saat interview saya ditanya, kenapa ngga milih bagian Management Information System, saya jawab apa adanya aja. Ohya, Interviewnya cuma bentaaar. Nggak mendalam, cuma 5 menit kira-kira. Bikin pesimis ajah -_____-. Tapi biar deh, masalah lolos atau enggaknya biar Allah yang ngatur. Kalau rejeki juga nggak kemana. Kan niatnya pengen cari pengalaman tes kerja. 

Selesai sudah seleksi hari sabtu kemarin. Ngga seperti yang saya takutkan. Dan nggak sepadat saat saya tes beasiswa Polman Astra di Malang. Itu dari pagi sampai maghrib. Otak kayak di peres rasanya *lebay* Oke sekarang tinggal menunggu hasil. Bagi yang lolos, akan diinformasikan melalui SMS seminggu kemudian untuk dijadwalkan mengikuti interview HRD, kemudian interview user, lalu MCU, daaan taraa..tanda tangan kontrak. *kalau lolos*

Bersambung..

***************************************************************************
Update per tanggal 30 Agustus 2015, mau lanjutin cerita tentang tes kerja Aisin yaa..
Saya nggak lolos di Aisin. Sebenernya setelah Aisin, ada banyaaaak banget tes kerja yang saya ikuti, baik lewat kampus, atau dari job fair, maupun dari info senior. Hampir semua tes yang saya ikuti adalah dari Astra Group. *masih fresh graduate Astra, jadi mau cari kerja tetep yang masih berbau-bau Astra, itung-itung sebagai ungkapan terimakasih buat Astra buat beasiswa penuh 3 tahun ini*
Beberapa diantaranya adalah : Toyota Astra Motor (belum berhasil), Astra Daihatsu Motor (Selangkah lagi, nggak saya ambil, dan lumayan nyesek), Komatsu Marketing and Support Indonesia (belum berhasil, karena tanggal test nya bertepatan pas saya sidang TA), Komatsu Indonesia - mother company nya KMSI (nyariiiis dapet, tapi nggak saya ambil), PT Traktor Nusantara (belum rezeki, karena dari sekian banyak, ternyata yang diambil cuma 1 doang euy), dan tempat saya bekerja sekarang, yaitu PT Menara Terus Makmur, salah satu anak perusahaan dibawah naungan PT Astra Otoparts (AOP).
Keputusan bekerja disini pun sempat menimbulkan kegelisahan dan kegalauan mendalam, haha. Karena sayang banget mau lepas ADM, huhuhu.. Pengen banget kerja di Sunter padahal. Tapi setelah melakukan istikharah, mohon petunjuk untuk dipilihkan yang terbaik oleh Allah, akhirnya Allah menuntun saya untuk kembali ke Cikarang. Sebuah kota kecil yang sebenanya paling anti untuk saya tinggali :p. Tapi Wallahualam. Semuanya saya syukuri. 
 Okaaayyy jadi udah nggak gantung lagi yaa informasinya, tentang tes kerja di Aisin. Hhe. Waktu itu yang lolos Aisin dari Polman Astra cukup banyak, tapi semuanya Cowok -__- 
Lebih lengkapnya, bisa kontak saya. InshaaAllah feel freeeeeee to ask.

InshaaAllah saya akan mengulas lebih lengkap lagi tentang proses rekruitmen Astra Group, sesuai dengan pengalaman saya.  :)

Wassalamu’alaykum warohmatullah ~

Selasa, 01 April 2014

Hijab Alila

Bismillah..

Mendengar tentang "Hijab Alila" pasti hampir semua muslimah mengenalnya.. Ya kan ? Brand Hijab milik istri dari ust Felix Y. Siauw ini memang benar-benar fenomenal. Hijab Alila merupakan pelopor hijab syar'i dua warna di tengah kian maraknya hijab-hijab dengan model yang semakin unik dan beragam. Dengan kemunculan Hijab Alila ini, makin membawa angin segar untuk muslimah-muslimah yang sangat susah untuk mencari produk hijab syar'i. *macam saya ini* Alhamdulillah dengan hadirnya si Hijab Alila, banyak muslimah yang mulai memperbaiki cara berhijabnya menuju lebih baik. Siapa bilang syar'i itu kuno ?? Hijab Alila membuktikan disini. Produk yang dikeluarkan pun membuat penampilan muslimah menjadi lebih anggun, cantik, dan adem dipandang mata. :)

Saya ngga mau komentar banyak ya tentang trend perkembangan model hijab zaman sekarang yang semakin berkembang dengan aneka bentuknya *ups*, karena saya mau sedikit share tentang Hijab Alila, lebih tepatnya produk #berry (bergo syar'i). #berry ini saya beli di launching buku #YukBerhijab nya ust Felix plus sekalian launching produk barunya Hijab Alila yang diadakan di Gedung Indosat, Jakarta. 

Buat yang belum mengenal Hijab Alila, Nih penampakannya:

Lebaaaar

#berry ukuran M. Panjangnya sampai perut.


Warnanya unyu bangeet

Naah yang saya pakai ini adalah purple #berry. Satu sisi berwarna ungu, sisi di baliknya adalah warna coklat. Kerudung dengan dua warna merupakan ciri khas Alila. Di produk pertamanya Hijab Alila mengeluarkan produk khimar segi empat dengan bahan double hycon dua lapis, dengan warna-warna yang cute banget. Saya mempunyai khimar nya ada empat buah, jadi kalo di pikir-pikir sama aja dengan saya punya delapan Hijab Alila. Hihi.. Untuk yang khimar saya belum sempat foto yaa. Kalau mau lihat langsung muslimah-muslimah cantik yang memakai Hijab Alila, bisa kepo'in lewat twitternya Hijab Alila disini.

Bagaimana masalah harga ??
Harga khimar Hijab Alila dulu pas saya beli masih seharga 49 ribuan. Tapi sekarang udah naik jadi 60 ribu. 
Untuk #berry nya saya dulu beli dengan harga 120 ribuan untuk yang ukuran M seperti yang saya pakai, dan 130 ribu untuk yang ukuran L yang lebih panjang. *terkesan mahal memang, tapi sangat sepadan dengan kualitas barang dan bahannya*. Harga update nya sekarang saya kurang tau. Hihi. Sekarang udah ngga gitu ngikutin kaya dulu. Dulu dimana aja ada event-event nya Alila, pasti selalu nyempetin buat dateng. Sekarang produknya pun makin beragam, ada gamis #Harihari, bergo #harihari, bergo #candy, dll. Yang pasti Hijab Alila ngga bakal tergantikan dan akan tetap menjadi produk favorit saya deh. InshaAllah kalau ada rezeki lebih pasti bakal koleksi semua produknya. :)  Kalau  mau lihat koleksinya, nih bisa lihat disini

Ohya, saya nulis ini ngga bermaksud promosi lho ya.. Ngga dibayar secara komersial atau gimana-gimana. Hanya pengen share aja. Tapi barangkali yang baca merupakan salah satu kru Hijab Alila, dan mau kasih Hijab Alila gratis, saya juga nggak nolak. Hihihi :)

Bagaimana dengan koleksi Hijab Alila ukhti sekalian ? :)


Jumat, 28 Maret 2014

Tips Mengatur Keuangan yang Efektif

Hallo Assalamu'alaykum..

Dari sekian banyak artikel, web, blog yang sudah saya telusuri beeerkali-kali mengenai tips mengelola keuangan, akhirnya saya menemukan metode yang pas untuk saya terapkan dalam keuangan yang serba pas-pas'an, tapi alhamdulillah cukup untuk menopang hidup ini. Maklum, semenjak magang *cie udah jadi anak magang ciee* yang notabene udah dapet sedikit uang saku dari perusahaan + mengelola uang saku dari beasiswa kampus, sekarang saya mencoba untuk hidup dari kedua sumber ini dan mulai stop minta dari orang tua. Perbedaannya, dibanding dulu pas masih kuliah di kampus, kan saya nyambi jualan kue, snack, sama jualan online tuh, jadi keuntungan jualan masih bisa buat cemal cemil. Plus subsidi uang kosan dari Bapak setiap bulan pun yang membuat saya masih santee aja masalah keuangan. Alhamdulillah selalu cukup. Lebih bahkan. 

Nahh karena sekarang saya lagi vakum berbisnis, karena mau fokus nyelesain magang , TA, Lulus dulu, jadi saya harus bisa me-manage keuangan saya dengan sebaik-baiknya, karena yang saya rasakan kemarin, bulan januari 2014 saya mengalami yang namanya "BOCOR HALUS" hahaha kayak ban motor aja. Iya jadi saya ngerasa udah hemat, tapi ada pos-pos yang sebenarnya ngga saya rencanakan, tapi ternyata keluar juga itu uang dari dompet. Sampe pada akhirnya saya pun paniknya di belakang. Bingung ngga karuan ini uang kok bisaa cepet abis ya. Padahal mulai bulan januari saya mulai konsisten nyatet segala macem pengeluaran bulanan sampe hal-hal kecil sekalipun. Trus kok masih aja bocor alus ya ini dompet? -____________- hmmppph..

Berbekal handphone pun saya mulai rutin cari-cari tips dengan kata kunci : "Tips mengelola keuangan untuk mahasiswa", atau "Tips mengatur keuangan untuk wanita", "Tips hemat dan cermat" dan kata kunci sejenis yang ngga jauh-jauh dari yang namanya PENGHEMATAN. Dari sekian banyak sumber, yang banyak saya baca, dan kadang saya bisa baca artikel yang sama bisa sampe 10 kali gitu. -_- akhirnya saya coba pilah-pilah mana cara yang pas, dan hasilnya, berikut tips hemat ala Agnes :

NIAT

Cara yang pertama ini wajib bin kudu bin harus dijalankan. Percuma kita melakukan suatu hal tanpa adanya niat. Jadi coba deh di awal niatin pengen hemat, niatkan karena Allah. Kalo bisa, sertakan dalam do'a. Saya sedang mencoba istiqomah dalam hal ini. Sekarang mulai saya niatkan, kalo saya pengen hemat. Dan hematnya saya niatkan karena Allah. Ngga pengen menghambur-hamburkan rezeki dari Allah. Karena menghambur-hamburkan rezeki itu sama dengan boros, dan boros itu adalah saudara setan. Hayooo ngga mau kan jadi saudara setan. 


"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya" (QS.Al-Isra : 27)

MEMBAGI POS PENGELUARAN DI AWAL

Ini berlaku buat semua, baik yang udah kerja ataupun belum. Yang udah punya gaji dari keringat sendiri maupun yang masih minta sama orang tua. Setiap bulan / setiap minggu, yang jelas setiap ada pemasukan, harus langsung membagi per pos pengeluaran. Kalau saya sih pembagian kasarnya 50:30:20. Jadi 50% buat pengeluaran wajib (mencakup uang kos, transport, dan makan), 30% buat menabung (kadang saya lebihkan pada pos ini), dan 20% untuk lain-lain. Lain-lain disini adalah pengeluaran yang sifatnya fleksibel, seperti pulsa modem, kebutuhan perawatan kulit dan badan, dll. Ini bisa tetap, bisa berubah sesuai kebutuhan. Cara yang lumayan efektif buat saya adalah dengan sistem amplop. Dengan cara ini, subsidi uang antar pos jadi teratur, nggak amburadul dan campur aduk. Jadi pas saya terima uang, saya langsung memasukkan pada amplop masing-masing. Saya mempunyai empat amplop. Pertama : uang makan, kedua : uang kosan, ketiga : uang transport, dan keempat : kebutuhan mendesak. 

Untuk pengambilan uang pada amplop ini yaitu perminggu. Jadi misalnya uang trasport saya adalah sebesar Rp 240.000,- sebulan, berarti setiap minggu saya ambil Rp 60.000,- . Begitu juga dengan uang makan dan yang lainnya, saya juga menerapkan sistem seperti itu.

Sistem amplop ini kembali saya terapkan karena melihat pengalaman bulan sebelumnya yang saya rasa sudah aman dengan saya tempatkan di ATM, tapi karena saya selalu gatel buat make itu ATM, entah dengan cara bayar debit atau dengan pengambilan tunai, ternyata cara konvensional macam amplop adalah cara yang tepat buat saya. Mungkin Anda lebih cocok dengan cara lain ? its oke aja. Jadi semua saya ambil cash sebulan sekali, dan saya simpen ATM saya ditempat yang sulit dijangkau. :)


MENABUNG DI AWAL

Nahh ini cara yang gampang banget buat diucapin tapi susah banget buat ngelaksanain. Ini nih kunci utama dari penghematan. Yaitu tabungan. Sistem seperti apapun yang kita gunakan, pastikan setiap bulan kita harus menabung. Berapapun itu. Cara yang paling efektif adalah dengan mengalokasikan dana tabungan di awal. Jangan menabung di akhir atau nunggu sisa, karena saya jamin deh pasti ngga bakalan pernah ada sisa kalo pake cara seperti itu. Sebesar apapun gaji Anda. Media penyimpanannya bisa dalam bentuk uang (lebih aman kalau disimpan di bank), ataupun bisa diinvestasikan dalam bentuk lain, semisal logam mulia atau yang lainnya. Kalau saya sih ini masih murni nabung uang, sampe kira-kira cukup, baru deh sebagian buat beli hal-hal yang mendesak, sebagian lagi bakalan saya investasikan. 

CATAT PENGELUARAN

Ini merupakan metode yang cukup efektif buat mengetahui, di pos manakah yang ternyata kita banyak buang uang. Kalo pengalaman saya yang mulai rutin nyatet pengeluaran, saya banyak boros adalah dalam hal transportasi, dari rencana awal yang mau naik busway Rp 3.500,- tapi karena capek nunggu busway, akhirnya turun dari halte dan langsung cari ojek dan bayar Rp 30.000. -__- awalnya sih ngga kerasa ya, mentang-mentang kantong masih tebel. Tapi pas lagi review keuangan, uhh ada perasaan nyesel-nyesel gimanaa gitu. Catatan pengeluaran ini juga berfungsi untuk mengetahui gambaran biaya yang kita keluarkan bulan depan. Jadi makin bisa memperkirakan jumlah tabungan, pengeluaran dengan tepat deh. Selain itu, ini juga bisa kita jadikan semacam laporan pertanggung jawaban keuangan pribadi, penting nih buat ibu rumah tangga. Daripada harus berantem sama suami gara-gara uang yang cepet banget habis entah kemana. Kalo rajin nyatet pengeluaran gini kan bisa jelas. Suami bisa baca langsung, dan merasa bahwa istrinya benar-benar tanggung jawab mengelola keuangan keluarga. Kalaupun budget melebihi rencana anggaran, kan bisa dirundingkan solusinya. Hmm jadi ngga sabar mau nikah *salah fokus*


RAJIN SEDEKAH

Percaya nggak percaya, ini merupakan faktor X yang menyebabkan rezeki kita makin bertambah, dan salah satu amal jariyah yang tidak akan terputus walaupun kita tiada. Kita harus tahu bahwa di setiap rezeki Allah yang dititipkan ke kita, ada sebagian rezeki orang lain yang membutuhkan. Keuntungan sedekah ini banyak banget, selain kita bisa senang karena membantu sesama, ditambah dapet pahala (inshaAllah). Asalkan niatnya tulus ya buat sedekah, bukan buat riya'. Bentuk sedekah ini bisa kita salurkan dalam bentuk tunai ke lembaga-lembaga zakat. langsung diberikan kepada orang yang membutuhkan, atau bisa juga dalam bentuk barang. Misalnya Anda berniat sedekah Rp 50.000,- perbulan. Bisa dibelikan mukena dan ditaruh di mushola kantor / mushola umum yang mukena nya waktunya diganti. Kalo seperti ini kan inshaAllah pahala juga mengalir terus tuh, karena mukena nya untuk beribadah kepada Allah. Selain mukena, bisa juga Anda belikan Al Qur'an, lalu sumbangkan ke masjid. Selama Al Qur'an tersebut digunakan untuk mengaji, inshaAllah pahala juga mengalir terus kan. Nah kalau gini kan enak, dunia dapet, akhirat dapet. :)

KUMPULKAN RECEHAN

Mendengar kata recehan, pasti diantara kita banyak yang menganggap remeh ya. Tapi jangan salah. recehan ini kalau rajin dikumpulkan, bisa jadi banyak dan berguna lho. Kumpulkan saja secara rutin recehan-recehan sisa uang belanja, kembalian pas beli tiket busway, atau recehan yang lain. Recehan koin ataupun kertas Rp 1.000,- dan Rp 2.000,- itu adalah rezeki yang tetap patut untuk disyukuri. Jika recehan telah terkumpul, kita bisa menukar recehan tersebut di halte busway (untuk koin Rp 500,-), atau alfamart indomart. Dan uangnya bisa kita gunakan untuk membeli barang yang kita inginkan, semisal sepatu baru, tas baru, kado buat temen, dll. Ngga ada salahnya kan dicoba ? :)

BEDAKAN KEINGINAN DENGAN KEBUTUHAN

Ini yang perlu kita terapkan, kapanpun dimaapun. Bukan berarti pelit, tapi mempertimbangkan segala hal dengan baik itu tetap perlu. Jangan mengandalkan karena harga sedang diskon besar-besaran, lalu Anda membeli suatu barang yang ternyata tidak terlalu Anda butuhkan. Dan pas terlanjur beli, baru deh nyesel. Nurutin nafsu belanja itu tak akan pernah ada habisnya. Selama masih ada uang, berapapun, pasti hasrat buat menghabiskan uang itu selalu ada. Makannya banyak orang bilang, bahwa semakin besar penghasilan seseorang, maka pengeluarannya juga akan besar. Cara yang saya gunakan untuk mengatahui barang itu saya butuhkan atau sekedar 'pengen' adalah dengan menahan hasrat untuk membeli barang itu, sampe beberapa hari, minggu, atau bulan. Jika sampe waktu yang cukup lama barang itu tetep menjadi sesuatu yang anda ingin beli, berarti itu adalah kebutuhan Anda. Contohnya, sebulan lalu saya pengen beli tas merk X. udah ngebet banget sampe cari-cari di internet, dan bahkan cari-cari counter di sekitar Jakarta. Tapi karena saya belum terlalu yakin, dan takut kalo itu cuma keinginan sesaat, akhirnya saya tahan sampe sekarang. Dan sekarang saya udah lupa tuh masalah tas itu, karena tas yang lama masih cukup bagus dan nyaman untuk dipakai. Nahh kalo kayak gini berarti tas itu hanya sekedar keinginan. Mudah bukan ? :)

KONSISTEN PADA NIAT DAN TUJUAN

Banyak orang yang merasa mudah untuk memulai sesuatu, tapi sangat sulit dalam mempertahankannya. Nahh itu juga yang saya rasakan. Cara yang tepat adalah dengan selalu menjaga konsistensi. Inget niatnya, inget tujuannya. Untuk bahagia itu memang butuh pengorbanan. :D *ceilah* Kalau Anda mau, buat aja semacam warning, catet di kertas, lalu tempel di dinding kamar, biar selalu inget akan tujuan dari hemat yang kita lakukan. Kalau saya sih tujuan jangka pendek tabungan saya adalah untuk membayar uang pendaftaran wisuda, dan segala macam printilannya. Hahaha. Pengen ganti kamera karena kamera yang sebelumnya sudah waktunya tutup usia. :') Yahh yang pasti tabungan itu harus ada tujuan yang kuat. InshaAllah dengan niat dan tujuan yang kuat, apa yang kita targetkan juga akan tercapai dengan mudah. 

"Yang terpenting bukan seberapa besar penghasilan yang Anda dapatkan, tapi bagaimana cara Anda mengelolanya"

Tips diatas merupakan cara yang sedang saya terapkan. Semoga bermanfaat yaa. 

Bagaimana dengan Anda ? :)


Jumat, 19 Juli 2013

Astaghfirullah, (Kadang) Aku jadi Muslimah Nyebelin :(

Assalamu'alaykum..

Diam itu mutiara. Sebagian orang berpendapat demikian. dan banyak baca di buku maupun sumber di internet, muslimah itu akan lebih anggun kalau diam. Tentu ngga semua hal diam, maksudnya, muslimah itu harus pandai dalam bertutur kata. Kata-katanya tentu harus menenangkan dan membuat hati tenteram. Bukan sebaliknya, malah membuat sesama kita kecewa atau tersinggung, atau malah buat sesama menangis? hadudududuuu repot kalo udah gitu. Pernah sekali, bikin temen deketku nangis karena aku yang kurang bisa menjaga batas pas bercanda. Sebut saja si Sweety. Sweety ini deket sama aku. Dia sering banget cerita ke aku masalah apapun, entah pribadi, maupun masalah dia dalam kehidupan luar, seperti organisasi, atau lingkungan sosialnya.

Sore itu kita lagi kumpul-kumpul sama anak tingkat 1 (ceritanya kita udah tingkat 2)
Saat itu aku banyak menceritakan banyak hal tentang Sweety yang harusnya ngga aku ceritain disitu, karena ada banyak orang asing, yang notabene adek kelas, yang kalo aku malah mengumbar kejelekan orang, apalagi kakak tingkatnya, maka pasti adek tingkat itu bakalan nggak ngehormatin kakak tingkatnya. -___-

Astaghfirullahal'adzhiimm..
Saat itu aku bener-bener khilaaaf. Karena saking asyiknya aku cerita tentang banyak hal tentang Sweety, yang menurutku itu lucu karena toh anak-anak ketawa mulu denger ceritaku. Tapi aku sama sekali ngga memikirkan perasaan Sweety saat itu, hingga akhirnya tau-tau Sweety diam, dan ngomong agak berbisik sama orang sebelahnya yang mana itu juga temen deketku. Dia bilang "padahal kan aku ngga seperti itu :("

Dari situ, masyaAllah.. aku kaget banget saat itu. Baru nyadar kalo sedari tadi aku udah bikin orang kecewa karena perkataanku. Niatku bercanda, tapi karena kelewatan bercandanya akhirnya aku buat Sweety kecewa. Hmmm saat itu aku langsung diam.. trus langsung mohon dan minta maaf ke Sweety. Sweety bilang dia ngga apa-apa. Ngga Marah !!

Tapi aku yang dasarnya orangnya peka banget sama perasaan orang, ngga gitu aja percaya dan masiiih aja minta maaf. Sweety tetep bilang ngga apa-apa tapi jawabnya sama agak berkaca-kaca gitu.. Ya Allaaah.. :'(
Aku udah melakukan kesalahan besar. Aku langsung ke atas buat ke toilet, dan diikutin sama temen deketku, dan akupun nangis kejeeer sekejer-kejernya. Huhuuu muslimah macam apa aku ini Ya Rabb.. Bikin sesama muslimah kecewa, bahkan nangis (mungkin).

Sejak saat itu aku percaya banget kalo lidah itu ibarat pisau tajam. Pedang malah !!
Apalagi buat muslimah, hati-hati ya kalo ngomong,.. -_- ngga mau kan dijauhi sesama karena mereka illfeel sama kamu gara-gara kamunya ngomongnya selalu berlebihan, suka ngomongin kejelekan sesama, mengumpat di belakang, atau mungkin nyindir di status jejaring sosial ?? :p ( Hayoo siapaaa ?? :D )
de el el kejelekan lain yang harus bin kudu bin wajib buat dijauhin sama muslimah. Ingat yaaa, perkataan baik itu disampaikan dengan cara yang baik juga. Diam itu ngga selamanya emas, kadang kita juga harus berbicara, so pasti itu, kan kita dikaruniai bibir untuk berbicara. Tapi inget, biacara yang baik lho. Jadi intinya "Diam itu emas, dan Berbicara yang baik adalah berlian". Lupa nemu kata-kata ini darimana.

Huuh malem setelah kejadian itu aku bener-bener menyendiri buat introspeksi diri, dan banyakin sholat sama zdikir. Zdikir teruss, sampe akhirnya aku mutusin buat lebih baik aku diem dulu. Aku harus menghukum diri sendiri. Sampeeee beberapa hari setelah itu aku sakit dan akhirnya ngga masuk. Sweety sms aku, nanya kenapa ngga masuk kuliah, aku jawab sakit, dan dia kirim emoticon sedih gitu. Trus bilang semoga aku cepet sembuh, dan lain lain, nyuruh cepet makan, dll. Ya Rabb, aku terharuuu.. hiks.

Tak kira Sweety marah, leganya setelah aku tau dia baiiik banget sama aku. Pelajaran banget, ngga lagi-lagi deh aku banyak omong yang ngga penting gitu. Membicarakan kejelekan orang, kapok kapok kapok. Aku ngga mau di cap jadi mulimah nyebelin (kalo kata mbak Asma Nadia) di depan manusia maupun di depan Allah.

Sekarang alhamdulillaah bisa lebih hati-hati kalo ngomong. Balik lagi ke Agnes yang dulu. Kalem, lemah lembut (katanya), insyaAllah deh.. Semoga visi kecil ini bisa dijalani. aamiin.

Dan pas lagi asik tuiteran, ehh buka twit @HijabAlila dan Ust @FelixSiauw , mak jleb banget nih baca kata-kata ini :

"Diamnya belajar, bicaranya ilmu. Inilah Muslimah kesayangan Allah" - Hijab Alila

Yassalaam.. jleb banget ini di hati. tapi emang iya sih. Muslimah itu harusnya sumber ilmu buat siapapun. Bukan gudangnya gosip dan kata-kata yang ngga patut keluar. Jadi:

"Jadilah sebaik-baiknya muslimah, karena dari kitalah akan lahir penerus-penerus yang hebat" - Hijab Alila.

Nohh jadi gitu tuh. -_-

Ngomong-ngomong, ada lagi nih :

"Pilih kata-kata yang paling santun, hingga yang mendengar jadi senang, dan kita yang mengucap juga tenang" - Hijab Alila.

Seperti itu.

Udah yaaa.

Wassalamu'alaykum. :)


Senin, 15 Juli 2013

Launching Blog with Bismillah.. Hihi.. :)

Assalamu'alaykum..

Lagi tertarik-tertariknya nih pengen maenan blog. -_-
Gara-gara teracuni dari banyak arah, ya salah satunya temen sekosan sendiri. si Marni yang sering cerita ini itu tentang blog, blogger, blogwalking, giveaway, dan apalah itu segala macam printilan tentang blog yang membuat aku 'cengok' ngga ngerti apa-apa tentang blog. -_____-

Ngerti sih ngerti, tapi yaaa kalo bukan karena tugas kuliah ya ngga mungkin nyentuh blog, karena emang pada dasarnya aku ngga suka nulis. Yaaa begitulah, dan blog ini pun blog yang udah banyak sarang laba-labanya. Dari masih jaman semester 2 awal (sekarang semester 4) buat ngepost tugas basis data.

Kuno ? Hmm. May be yes.
tapi di blog doang koooo :p

Di socmed lain terbilang uptodate lho :p *sombong

Asik kali yaa bisa cuap-cuap di blog, share banyak hal sama pembaca (yah entah ada yang baca apa engga) kayak si marni, mba intan, mba mia yang sering cerita banyak hal konyol di blog.

Seandainya ngeblog dari dulu mungkin udah jadi sebuah buku isi kekonyolan doang kali yaaa. karena aku yang notabene suka dibilang anak-anak konyol, lemah lembut sih, tapi sekali ngomong "makjleb" gitu -____-

Tapi blog yang ini insyaAllah bakal lebih baik deh, kan lagi mencoba jadi muslimah yang istiqomah. Semoga postingan-postingan di blog ini ngga ada yang mubadzir, bakal bermanfaat meskipun dengan cara tulis ibarat ngobrol, enteng dan seadanya.

Karena udah maaaaaaaaaales banget yang namanya nulis diary kaya jaman SMA dulu, jadilah ini blog bakalan jadi diaryku. Yaaaa diary online gituh.. Moga jadi bermanfaat deh yaaaa.

Bismillahirrahmaanirrahiiim..

Sekian~